728 x 90




PT. BIJB Luncurkan BIJB Mobile Apps

img
PT. BIJB, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Pemerintah Provinsi Jawa Barat meluncurkan aplikasi layanan konsumen untuk ponsel pintar ini di Aula Dinas Perhubungan Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (15/5/2018).* humas bijb/humas jabar

BANDUNG, (PJO.com) -- Menjelang pengoperasian Bandara  Kertajati pada akhir Mei 2018 nanti, PT. Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) meluncurkan aplikasi 'BIJB Mobile Apps'. Layanan terbaik ini dipersembahkan pada masyarakat untuk mempermudah segala bentuk akses informasi di dalamnya terkait Bandara Kertajati.

PT. BIJB, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD),  Pemerintah Provinsi Jawa Barat meluncurkan aplikasi layanan konsumen untuk ponsel pintar ini di Aula Dinas Perhubungan Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (15/5/2018). Peluncuran secara simbolis dilakukan dengan penekanan tombol digital oleh Direktur Utama PT. BIJB, Virda Dimas Ekaputra; Komisaris PT. BIJB, M. Ihsan Tatang; Kepala Divisi ICT dan Pendukung PT. BIJB, A. Dadan Hadiana; Kepala Bagian Sarana Perekonomian Setda Pemprov Jabar, Andrie Kustria Wardana; dan Kepala Bidang Transportasi Udara Dinas Perhubungan Jabar, Nining Yuliastiani.

"Launching ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan kita. Pada 24 Mei kita akan menyambut soft launching Bandara Kertajati," kata Virda Dimas Ekaputra dalam sambutannya yang disambut tepuk tangan hadirin.

Virda menjelaskan, latar belakang peluncuran aplikasi ‎ini lebih dikarenakan untuk mempermudah dan memberikan kenyamanan pada calon penumpang yang akan menggunakan fasilitas Bandara Kertajati. Dalam satu sentuhan di ponsel pintar, segala bentuk informasi terkait layanan bandara seperti pembelian tiket,  'alarm' pengingat penumpang soal keberangkatan, mengarahkan penumpang jalan menuju bandara, pemesanan transportasi menuju bandara, pemesanan tempat parkir kendaraan, hingga belanja secara online.

‎"Memang hal yang dibutuhkan konsumen seperti ini sehingga kami coba masukan dalam aplikasi. Dengan adanya aplikasi ini semoga para pengguna layanan udara khususnya Bandara Kertajati bisa banyak bermanfaat," ucap Virda yang menargetkan aplikasi bisa diunduh satu juta orang.

Dia mengatakan, Bandara Kertajati yang memiliki label internasional selalu ingin memberikan layanan terbaik dengan sejumlah terobosan di dalamnya. Hal ini dilakukan agar kehadirannya bisa menjadi bandara berkelas layaknya Bandara Changi di Singapura. Apalagi Bandara Kertajati juga menatap penerbangan internasional dengan melayani haji dan umroh pada tahun ini.

"Sebagai langkah awal aplikasi ini memang didesain untuk meningkatkan engagment antara penumpang dan Bandara Kertajati ini," ucapnya.

Sampai pertengahan Mei 2018 pembangunan Bandara Kertajati sudah mencapai tahap akhir atau 96 persen‎. Seiring dengan soft launching yang digelar 24 Mei, Virda memastikan secara keseluruhan semua fasilitas bandara pemiliki Three Letter Code KJT bisa rampung. Saat ini verifikasi ke tiga oleh Kemenhub sedang dilakukan sebelum benar-benar melayani penerbangan reguler.

‎"Bandara sudah tahap akhir. Saat ini tinggal interior atau sudah mencapai 96 persen pembangunan," ujarnya.

‎Dadan mengatakan, aplikasi BIJB Mobile Apps saat ini baru tersedia di platform Android. Untuk mendapatkannya, cukup hanya mengunduh secara gratis di layanan Play Store. Pengembangan terus dilakukan agar seluruh platform bisa mendukung aplikasi ini seperti halnya IOS.

‎Dalam peluncuran tersebut, PT. BIJB mengajak semua tamu yang hadir mengunduh BIJB Mobile Apps dan melakukan registrasi untuk mendapatkan share ID.‎

‎Share ID itulah yang akan memengaruhi poin yang kemudian bisa diikut sertakan dalam rangkaian #MudikDibayarinBIJB. Di awal pengoperasian‎, Bandara Kertajati akan melayani mudik dari dan ke lima daerah ; Medan, Surabaya, Bali, Makasar, dan Balikpapan atau Samarinda.

‎"Pemenang kan dipilih berdasarkan poin terbanyak, kesesuaian dengan syarat dan ketentuan yang berlaku berdasarkan keputusan tim panitia program Mudik Dibayarin BIJB," tandasnya.* dar