728 x 90




Yoga Festival Ajak Perempuan Lawan Lelah Saat Menstruasi

img
Peserta Yoga Festival 2018 yang digagas OT Group Di Bandung. PJO.Com-Axmals

Bandung, (PJO.Com)---Sebuah penelitian yang dilakukan Tim Riset Kiranti belum lama ini menggunakan platform social media listening, menganalisis ratusan percakapan di media sosial seputar menstruasi. Hasilnya cukup menarik. Ada dua jenis perubahan yang dialami oleh perempuan saat menstruasi, yaitu perubahaan secara fisik dan perubahan secara emosional.

Mayoritas mengalami perubahan secara fisik (91.4%). Perubahan fisik yang paling dirasakan adalah kelelahan, nyeri, sakit perut, sakit kepala, dan sakit kembung. Sedangkan perubahan secara emosional hanya dirasakan 8.6% netizen.

“Ternyata banyak keluhan dirasakan perempuan saat menstruasi, tidak melulu nyeri, tapi ada juga permasalahan terkait kelelahan,” jelas Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication OT Group di sela Yoga Festival 2018 di Bandung Minggu (29/4).

Melalui event Yoga Festival 2018, pihaknya  ingin mengajak kaum perempuan agar melawan rasa lelahnya terutama pada saat menstruasi.

"Even yoga ini sudah kita lakukan sejak satu dua tahun lalu. Ada misi yang kita angkat, sekarang campaign nya semangat kan aksimu. Sekitar 90 persen ngomongin soal fisik, lelah, caranya bagaimana, ya salah satunya yoga, buat peredaran darah lancar. Selain itu dengan Kiranti jamu tradisional, tanpa bahan pengawet kita berharap perempuan Indonesia itu beraksi," tambah Harianus. .

Disinggung pasar Kiranti, dia menjelaskan produk yang telah melalui uji klinis dan sertifikat halal dari MUI itu mendominasi lebih dari 90 persen.

"Jabar sendiri salah satu daerah penyumbang terbesar setelah Jatim dan Jateng. Target growth di industri 30 persen, awareness 97 persen, karena hampir seluruh wanita tahu Kiranti. Diluar pulau Jawa seperti Kalimantan sebesar 10-15 persen, karena kontribusi kita hanya 30 persen untuk luar pulau Jawa," pungkasnya didampingi Anna Maria, PR OT.

Kiranti telah mendapatkan sertifikasi CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik dan Benar) dan Obat Herbal Terstandar (OHT). (mifa)