728 x 90




Pemuda Harus Mampu Hadapi Zaman, Tanpa Kehilangan Jatidiri

  • Rubrik: Pendidikan
  • 24 April 2018 | 08:21 WIB
  • 00266
img
Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Jabar, Agus Komarudin, M.Si.* cakdar

BANDUNG, (PJO.com) -- Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Barat, Agus Komarudin, M.Si., mengatakan kegiatan pembinaan mental spiritual untuk menjaga ketahanan, kelurga, masyarakat, terhadap pengaruh terjadinya perilaku menyimpang di kalangan generasi muda. Apalagi di daerah seperti zaman sekarang, pengaruh media sosial (medsos) sangat cepat mengubah sikap mental anak. Untuk itu,  tujuan diadakan kegiatan pembinaan mental spiritual agar pemuda dapat menghadapi zaman tanpa kehilangan jati diri.

"Generasi muda harus memiliki tanggungjawab dalam membangun peradaban bangsa dan negara," kata Agus saat ditemui di ruang kerjanya usai melaksanakan kegiatan pembinaan mental spiritual bagi kalangan pemuda, kemarin.

Menurut dia, pembinaan mental spiritual selain untuk menyelamatkan kalangan pemuda dari sikap menyimpang dan pengaruh destruktif, dapat meningkatkan akhlak generasi muda itu sendiri, untuk membuka ruang apresiasi dan ekspresi agar berprestasi.

"Kegiatan ini pun dimaksudkan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya bagi generasi muda untuk menyiapkan diri dan membangun strategi yang baik dalam membangun ketahanan spiritual dan mental agar siap menghadapi tantangan dan dinamika zaman," tuturnya.

Kegiatan pembinaan mental spiritual angkatan ke 2 ini diikuti 100 peserta bertempat di Hotel Shio, Cimbuleuit, Kota Bandung
Demi menambah bobot acara, sehingga mampu memotivasi para peserta dalam menyerap materi yang diberikan oleh para fasilitator dari Trusco, selain dari kegiatan indoor berupa ceramah dan diskusi, kegiatan outdoor berupa game dan simulasi juga menjadi bagian dari penyelenggaraan kegiatan ini.* dar