728 x 90




Asian Games, Dispora Tindak Lanjuti Arahan Gubernur Jabar

  • Rubrik: Olahraga
  • 07 April 2018 | 17:37 WIB
  • 00067
img
Kabid Olahraga Prestasi Dispora Jabar, Dr. Imam Sholihin.* ist.

BANDUNG, (PJO.com), - Imbauan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), khususnya kepada panitia lokal dalam penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jabar, untuk meninjau kembali kesiapan venue di sejumlah cabang olahraga (cabor) yang akan digelar di Jabar, sudah sepenuhnya dilaksanakan. Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat, sebagai leading sector kepanitian di daerah telah menindaklanjuti arahan dari Gubernur Jabar tersebut.

Salah satu yang tidak boleh luput, kata Gubernur Aher, yakni kelayakan toilet di setiap venue pertandingan. Ia tidak ingin megah dan rapihnya bangunan venue, menjadi turun kelasnya hanya karena toilet yang tidak bisa melayani secara layak.
Hal itu dikatakan Kepala Bidang Olahraga Prestasi Dispora Jabar, Dr. Imam Sholihin, ketika ditemui PJO.com di kantornya, di Kawasan Sport Arcamanik, Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung kemarin.

Menurut Iman, meskipun pesta olaharaga bergengsi tingkat Asia ini masih cukup lama, 18 Agustus 2018, namun panitia daerah sebagai pendukung sudah bekerja keras melaksanakan perbaikan-perbaikan sarana yang akan digunakan nanti.

"Oleh karena itu, kepastian venue baik yang akan digunakan atau untuk digunakan pertandingan selalu kami koordinasikan dengan Inasgoc sebagai panitia pusat. Kepastian dari panitia pusat inilah selalu kami tunggu," kata Imam.

Dikatakannya, dua hari yang lalu Dispora Jabar, sudah meninjau venue Canoe Slalom di Bendung Rentang Majalengka. Kondisinya memang masih ada beberapa sarana yang perlu diperbaiki, namun karena insfratruktur kewenangan Inasgoc dalam hal ini Kemenpera, panitia lokal tentunya menunggu instruksi saja.

Imam juga menyampaikan ucapan Aher Sesuai arahan Presiden, untuk memperhatikan toilet, karena ini menggambarkan budaya dan peradaban bangsa.

"Airnya dijaga supaya bersih, budaya airnya diperlihatkan sehingga mampu ditampilkan dalam toilet yang bagus,” ujar Imam.
Supaya tidak menjadi sorotan di kemudian hari, (Gubernur, Red,-) meminta keberadaan kamar kecil di setiap venue mengacu kepada standar toilet hotel bintang empat.

"Kalau sekarang rasanya masih jauh. Toiletnya masih jauh dari kategori bintang empat, padahal stadionnya megah, jadi jangan sampai terpatahkan karena toiletnya yang jorok," katanya.

Pada Asian Games 2018, paling tidak ada tujuh cabor yang akan dipertandingkan di 13 venue di wilayah Jabar, yang tersebar di 10 kabupaten/kota. Di antaranya sepeda jalan raya, sepeda MTB, paralayang, kano slalom, modern pentathlon, paralayang, dan cabor paling bergengsi yakni sepakbola.

Rencananya cabor sepakbola akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Stadion Pakansari Kabupaten Bogor, Stadion Patriot Kota Bekasi, dan Stadion Wibawa Mukti di Kabupaten Bekasi.

Cabor balap sepeda akan mengambil tempat di Jalan Raya Purwakarta-Subang untuk road race (jalan raya), MTB di Subang, dan kano di Bendung Rentang Majalengka.

Venue lain yang akan menjadi tempat pelaksanaan pertandingan, di antaranya Arthayasa Stable, ITB Jatinangor, UPI GOR Gymnasium, arena Paralayang Gunung Mas, dan Khe Bun Hill Subang.

Gubernur Aher pun akan terus mendorong semua atlet khususnya kepada para atlet yang akan bertanding di Jabar supaya berhasil meraih medali emas pada Asian Games tahun 2018 ini.

Di samping kesuksesan prestasi kata Aher, digelarnya Asian Games 2018 di Jabar, juga diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan perekonomian. Seperti pada PON lalu, Jabar berhasil menaikan angka pertumbuhan ekonomi.

"Kita juga harus sukses dalam bidang perekonomian, karena PON kemarin kita berhasil menaikkan pertumbuhan ekonomi. Mudah-mudahan dengan Asian Games pertumbuhan ekonomi secara nasional pun naik," ujar Aher.* dar