728 x 90




Sepekan Terakhir Intensitas Hujan di OKI Sangat Tinggi

  • Rubrik: Peristiwa
  • 29 Maret 2018 | 07:14 WIB
  • 00550
img
Kepala BPBD OKI, Listiadi Martin, saat memberikan pengarahan.* ist.

OKI, (PJO.com) -- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ogan Komring Ilir (OKI), Listiadi Martin, mengatakan meskipun debit air semakin tinggi, banjir meluas dibeberapa lokasi, sedangkan keterbatasan alat dan personil terbatas, tetapi tidak meciutkan semangat untuk  tetap tangguh.

"Walaupun dalam situasi sesulit apa pun, BPBD tetaplah tanggap, tangguh, dan tangkas dalam menangani bencana," ujar Listiadi usai mengontrol di berbagai daerah yang terkena banjir.

Menurutnya, selama sepekan terakhir intensitas hujan dl Kabupaten OKI sangat tinggi. Akibatnya, banjir berdampak di beberapa titik, yaitu di Kecamatan Kota Kayuagung;  Kelurahan Jua-jua, Sidakersa, Sukadana, Mangunjaya, Kedaton, Perigi, Kayuagung Asli, Purnajaya, dan Desa T. Serang; Kecamatan Pedamaran, yaitu  Desa Cintajaya; Kecamatan Petir, yaitu Desa P. Geronggang dan Desa Kayulabu: Kecamatan Kampung Jaya, yaitu Desa Rantau Durian. Jembatan yang dihantam eceng gondok, yaitu Jembatan Cintajaya Pedamaran dan Jembatan Sp. Padang.

Langkah-langkah yang dilakukan BPBD, kata Listiadi, yaitu pemasangan tenda induk di halaman BPBD,
pemasangan tenda posko di Purnajaya, checking rutin lokasi banjir, menurunkan perahu kayu di Jua-jua dan perahu viber di Sidakersa.

Sedangkan langkah antisipasi, berupa perpanjangan status siaga banjir sampai dengan 31 Mei 2018.
Dikatakannya, koordinasi penanggulan dengan para pihak (OPD /lembaga terkait) tetap berjalan.

"Mudah-mudahan semua dapat teratasi, meskipun peralatan sangat terbatas," ungkap Listiadi.* dar