728 x 90




Debit Air Sungai Babakan Meninggi, Rumah Warga Terancam Roboh

  • Rubrik: Peristiwa
  • 24 Maret 2018 | 07:12 WIB
  • 00503
img
Kepala BPBD OKI, Listiadi Martin, saat meninjau ke lokasi.* cakdar

PEDAMARAN, (PJO.com) -- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Ogan Komring Ilir (BPBD OKI), Listiadi Martin, mengimbau kepada semua organisasi perangkat daerah (OPD) agar menerjunkan petugas untuk mengatasi tingginya air Sungai Babatan Kecamatan Pedamaran.

"Debit Air Sungai Babatan Pedamaran semakin deras dan meninggi. Tanaman  eceng gondok semakin banyak. Kalau ini tidak diantisipasi, akan mengancam robohnya jembatan yang menghubungkan rumah-rumah rakit terapung dengan rumah penduduk sekitar," ujar Listiadi, di kantornya, kemarin.

Untuk itu, pihaknya mengimbau agar OPD  terkait seperti DLH, BPBD, PUPR, dan Dinas Perikanan (Diskan) dapat menurunkan petugas untuk mengatasi hal tersebut.

Menurut Listiadi, akibat deras dan tingginya gelombang Sungai Babatan ini, telah menelan korban hanyut dan tenggelam. Korban bernama Wulan, gadis 18 tahun, hingga saat ini belum ditemukan. Berdasarkan data di lapangan, korban dari keluarga Kedaton Kecamatan Kota Kayuagung. Rumah korban persis berseberangan dengan Rumah Dinas bupati OKI.

Sehubungan  dengan upaya pencarian di Sungai Komering, Kamis, 22-3-2018, pukul 16.30 Listiadi meminta bantuan kepda Dispol PP Dishub OKI untuk bersama-sam mencari korban yang sampai berita ini diturunkan belum diketemukan.* cakdar