728 x 90




Pesan Moral di Surat Cinta Untuk Starla

  • Rubrik: Kesenian
  • 27 Desember 2017 | 20:01 WIB
  • 03939
img
Para pemain “Surat Cinta Untuk Starla”.* mifa

BANDUNG, (PJO.com) -- Di penghujung 2017 ini, Screenplay Films dan Legacy Pictures kembali menghadirkan “Surat Cinta Untuk Starla The Movie”. Sebuah film drama Indonesia terbaru. Film yang diproduseri Sukhdev Singh, Wicky V. Olindo ini,  mulai tayang 28 Desember 2017.

"Iya, nih kita ke Bandung lagi promoin film ‘Surat Cinta Untuk Starla’. Selain meet ‘n greet, ada nonton bareng," jelas Caitlin Halderman, didampingi Jefri Nichol, teman mainnya di film “Surat Cinta Untuk Starla” di sela-sela gala premiere saat ditemui di BIP Mall Bandung Rabu, (27/12).

Menurut penyuka makanan Sunda seperti cemilan cireng dan cilok ini, film tersebut banyak memuat pesan moral.

"Selama gala premiere, saya lihat banyak yang suka. Cerita di film ini banyak pesan moral. Konflik di film ini salah satunya penebangan hutan. Jadi kita sebagai generasi penerus harus melestarikan hutan," tambah pemeran Starla ini.

Jefri Nichgol juga punya pendapat yang sama. Menurutnya, banyak nilai positif yang bisa diambil dari film ini.

"Di setiap film, aku bikin karakter berbeda. Namun penampilan kita di film ini mudah-mudahan berkesan. Karena saat pengambilan gambar, enggak canggung. Kita bawa enjoy saja dengan lawan main lain termasuk Caitlin, seperti air mengalir saja," kata Jefri.

Ditanya sciene yang cukup sulit, dia menuturkan saat menyetir mobil Holden 1976.

"Itu ‘kan mobil tua, giginya sebelah setir, jadi agak susah, mana enggak ada AC," katanya sembari tertawa.

Beberapa pemain ternama lainnya; Meriam Bellina, Dian Nitami, Rianti Cartwright, Mathias Muchus, Caitlin Halderman, Jefri Nichol, Ricky Cuaca, dan Salshabilla Adriani, menghiasi keseruan cerita dalam film tersebut.

Dikisahkan, seorang pemuda bernama Hema terobsesi dengan cintanya. Namun punya keunikan, yaitu membuat surat cinta untuk alam. Dengan bantuan mesin tik peninggalan sang kakek mantan jurnalis, Hema kemudian membuat mural, yang menunjukkan betapa cintanya Hema dengan alam. Alam adalah merupakan satu satunya cinta yang dikenalnya. Sampai suatu saat, Hema mengenal Starla. Seorang gadis cantik, dan juga mandiri.

Selama 6 jam, Starla berhasil membuat Hema jatuh cinta. Saat itu, dia menyadari, ada surat yang jauh lebih indah dibandingkan untuk alam, yaitu Surat Cinta Untuk Starla.* mifa