728 x 90




Kab. Ciamis Juara Umum Kejuaraan Olahraga Tradisional

  • Rubrik: Olahraga
  • 19 Desember 2017 | 18:46 WIB
  • 00472
img
Perhelatan Olahraga Tradisional memperebutkan Piala Gubernur Jawa Barat Ií tahun 2017, yang digelar di Kompleks Pusdikhub Kodiklat TNI AD, Jalan Gatot Subroto, Kota Cimahi, pada Selasa-Rabu (12-13/12) berjalan lancar dan sukses. * ist.

BANDUNG, (PJO.com) -- Perhelatan Olahraga Tradisional merebutkan Piala Gubernur Jawa Barat I’ tahun 2017, yang digelar di Kompleks Pusdikhub Kodiklat TNI AD, Jalan Gatot Subroto, Kota Cimahi, pada Selasa-Rabu (12-13/12)  berjalan lancar dan sukses. Kejuaraan yang diikuti sekitar 450 atlet olahraga tradisional tersebut, kontingen Kabupaten Ciamis berhasil meraih juara umum.

Ketua Komunitas Olahraga Tradisional Indonesia (KOTI) Jabar, Nandang Saptari, saat ditemui PJO.com   di Sekretariat KOTI Jabar, Kompleks SPOrT Jabar, Jalan Pacuan Kuda, Arcamanik, Kota Bandung, Kamis (14/12), mengatakan kejuaraan olahraga tradisional Piala Gubernur Jabar yang pertama kali ini berjalan lancar dan sukses.

Alhamdulillah, para peserta pun tidak hanya datang dari kota dan kabupaten di Jabar, namun juga dari luar provinsi Jabar,” ujarnya.

Menurut dia, peserta kejuaraan Piala Gubernur Jabar I ini sendiri berasal dari 12 kota dan kabupaten di Jabar yang sudah memiliki kepengurusan KOTI di tingkat kota dan kabupaten. Peserta tersebut, yakni dari Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Kota Bekasi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Purwakarta. Selain itu, ada dari perwakilan kota/kabupaten yang belum memiliki kepengurusan KOTI, yakni Kabupaten Garut, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Karawang.

Dijelaskan Nandang, peserta kejuaraan pun ada yang mewakili provinsi di luar Jabar, yakni dari Provinsi Bengkulu, DKI Jakarta, Jawa Timur, dan DI Yogyakarta. Sebenarnya Nangroe Aceh Darussalam pun siap mengikuti kejuaraan, namun mereka datang terlambat saat pertandingan sudah digelar.

“Awalnya kita hanya memprediksi sekitar 250 atlet yang ikut serta, tapi ternyata membludak sampai 450 orang atlet,” ungkap Nandang.

Untuk penyelenggaraan tahun depan, pihaknya berencana menambah jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan. Lima cabang olahraga yang dipertandingkan pada Kejuaraan Olahraga Tradisional ‘Piala Gubernur Jawa Barat I’ tahun 2017, yakni hadang, sumpitan, tarompah panjang, dagongan, dan egrang.

“Tahun depan, kita akan gelar lebih banyak cabang olahraga. Kalau tahun ini hanya lima cabang olahraga, kita rencanakan pada tahun depan sebanyak 11 cabang olahraga,” tuturnya.

Nandang mengaku, pihaknya akan menawarkan kepada setiap kota/kabupaten yang siap menjadi tuan rumah. Pihak KOTI Jabar akan memfasilitasi kota/kabupaten yang menjadi tuan rumah, baik dari sisi akomodasi, transportasi, hingga peralatan pertandingan.

Ditegaskannya, yang siap menjadi tuan rumah untuk tahun depan sebenarnya sudah cukup banyak. Tapi untuk penentuannya, akan digelar rapat koordinasi terlebih dahulu dengan 12 kepengurusan KOTI kota dan kabupaten sekaligus penyusunan program kerja.

“Kita sendiri siap memberikan fasilitas mulai dari akomodasi dan transportasi yang lebih baik bagi peserta dengan catatan bisa digelar di komplek TNI AD,” katanya.

Pada gelaran Kejuaraan Olahraga Tradisional ‘Piala Gubernur Jawa Barat I’ tahun 2017, kontingen KOTI Kabupaten Ciamis tampil sebagai juara umum dengan raihan tiga medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu.

"Peringkat ke dua diraih Kabupaten Bandung Barat dengan raihan satu medali emas, tiga medali perak, dan tiga medali perunggu," ujarnya. * dar