728 x 90




Sumringah Aher dan Mobil Kuno Penyokong Pariwisata Jabar

  • Rubrik: Sosok
  • 22 November 2017 | 19:46 WIB
  • 01323
img
Senyum sumringah mengguar dari sudut bibir Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, kala dia mengemudikan sendiri sebuah mobil kuno berplat D1 di halaman rumah dinasnya, Gedung Pakuan, Selasa (21/11). * humas jabar

BANDUNG, (PJO.com) -- Senyum sumringah mengguar dari sudut bibir Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher). Itu terjadi kala dia mengemudikan sendiri sebuah mobil kuno berplat D1 di halaman rumah dinasnya, Gedung Pakuan, Selasa (21/11)
Menggunakan perseneling rendah, Aher mengendarai santai mobil tongkrongan gagah itu . Sesekali terlibat obrolan dengan anggota Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) yang mendampinginya --sebuah klub otomotif pengkoleksi mobil oldies lansiran tahun 1962-1966 itu.
Selepas jadi "sopir tembak", gubernur dua periode itu kemudian memasang pose depan mobil. Baik dari sudut kanan kiri, maupun depan mobil, paduan elegansi terlihat dari paduan Gubernur Jabar dengan mobil tersebut.
Tidak sekadar urusan foto, kebahagiaan wajar terpancar karena Gubernur Aher baru saja merilis kampanye pariwisata Jawa Barat pada HUT ke-72 Jawa Barat bertajuk 'Wonderful West Java Indonesia'.
"Jabar destinasi unggulan dunia. Di samping Bandung, Pangandaran, Pelabuhan Ratu, dan lain-lain, harus terus digelorakan aktivitas pariwisata lainnya, termasuk Geopark Ciletuh," katanya di Gedung Sate, Sabtu (30/9).
Geopark Ciletuh saat ini menjadi fokus Pemprov Jabar dalam pengembangan pariwisata. Dengan luas sekira 148 ribu hektar, akan dibangun jalan tembus agar wisatawan lebih mudah menikmati pemandangan indah.
Tentu saja, objek alam semata harus pula disokong aktivitas pariwisata segala sektor dalam gelorakan 'Wonderful West Java Indonesia' tersebut. Termasuk di bidang otomotif, yang antara lain menggandeng PPMKI.
Hal ini, sambung Aher, sangat strategis karena 135 mobil kuno se-Indonesia akan menuju Gedung Sate mulai Selasa (21/11). Mobil tersebut dari berbagai daerah di Indonesia, yakni Bali, Medan, Pekanbaru, Jambi, Muara Bungo, Banjarmasin, Lombok, Surabaya, Yogyakarta, dan Madura.
Mereka mengendarai mobil dari daerah masing-masing menuju ke Kota Bandung.
Kedatangan anggota PPMKI dari seluruh Indonesia bertujuan untuk merayakan HUT Ke-38 dan Munas ke-12 PPMKI.
“Di Gedung Sate nanti akan disambut komunitas mobil klasik Jawa Barat untuk silaturahmi dan memperkenalkan klub mereka,” ujar Ketua PPMKI Jawa Barat, Anton Mulyana,  pada saat konferensi pers di Gedung Sate, Kamis (16/11).
Tidak sekadar silaturahmi, PPMKI juga menyelenggarakan pameran mobil kuno pada Jumat (24/11) dan Sabtu  (25/11). Setiap komunitas akan memamerkan satu mobil andalan mereka.
Anton Mulyana menegaskan, sebagai tuan rumah, PPMKI Jabar sekaligus akan memperkenalkan budaya Jabar kepada para peserta khususnya dan masyarakat luas umumnya.
Anton berharap gelaran ini dapat meningkatkan sisi pariwisata Tatar Sunda, karena kehadiran ratusan mobil kuno akan menyebar di seputaran Kota Bandung tentu bisa menjadi hiburan dan sensasi tersendiri.
"Visi kegiatan ini memperkenalkan wisata Jabar dengan beragam budaya serta menjadikan mobil-mobil kuno di Indonesia sebagai bagian aset warisan dan saksi bersejarah bangsa Indonesia. Misinya menjadikan mobil-mobil kuno sebagai potensi pariwisata yang ikut memperkenalkan pariwisata dan budaya di Jabar," pungkasnya.* dar