728 x 90




Istri Resik, Cikal-Bakal Keluarga Bahagia dan Harmonis

  • Rubrik: Kesehatan
  • 07 November 2017 | 14:40 WIB
  • 01343
img
Kepala Bidang Lajnah Munakahat Rumah Keluarga Indonesia, Dr. Anita Asmara; Senior PR Manager PT. Kino Indonesia Tbk., Yuna Eka Kristina; dan Ustadzah Dra. Hj. Ani Rukmini, M.I., Kom., usai dilaksanakannya Kamus – Kajian Muslim bersama Resik V Godokan Sirih, yang membahas mengenai pentingnya perawatan kewanitaan dari sisi Islami dan kedokteran bertajuk “Istri Salehah: Cantik, Resik, Keluarga Bahagia”, di Masjid Pusdai Bandung, Selasa (7/11).* hariyawan

BANDUNG, (PJO.com) – Islam secara khusus mengajarkan bahwa merawat kebersihan diri merupakan bagian dari ibadah. Bahkan Islam mengaturnya dalam fiqih, bahwa wanita, baik yang sudah menikah maupun belum menikah, mesti memperhatikan kapan dan bagaimana mereka harus membersihkan area kewanitaannya.

Hal tersebut disampaikan Ustadzah Dra. Hj. Ani Rukmini, M.I., Kom., yang bersama  Kepala Bidang Lajnah Munakahat Rumah Keluarga Indonesia, Dr. Anita Asmara, menjadi narasumber pada Kamus – Kajian Muslim bersama Resik V Godokan Sirih, yang membahas mengenai pentingnya perawatan kewanitaan dari sisi Islami dan kedokteran bertajuk “Istri Salehah: Cantik, Resik, Keluarga Bahagia”, di Masjid Pusdai Bandung, Selasa (7/11).

“Allah SWT sangat menyukai mereka yang rajin membersihkan diri. Itulah sebabnya, mengapa membersihkan diri dikatakan sebagai ibadah,” ujarnya.

Dalam tauziahnya, Pemimpin Redaksi Pusdaitv.com ini, juga menyatakan bahwa merawat area kewanitaan menjadi hal penting dalam rumah tangga.

Merawat kebersihan area kewanitaan, merupakan investasi jangka panjang, dan menjadi salah satu kunci kebahagiaan dalam keluarga. Seperti ada tertulis bahwa sesungguhnya istri adalah perhiasan rumah tangga, sehingga istri yang resik menjadi cikal-bakal keluarga bahagia dan harmonis,” ujar Ustadzah Ani.

Sementara itu, Dr. Anita Asmara, melihat bahwa banyak orang merasa masalah kewanitaan tabu untuk dibahas secara umum, sehingga wanita cenderung merasa risi atau malu mendiskusikan keluhannya. Padahal area kewanitaan (organ intim genitalia) sangatlah penting dan mesti diperhatikan, karena daerah ini berkaitan dengan organ reproduksi di dalam panggul dan mempengaruhi kepercayaan diri wanita. Kebersihan kewanitaan juga perlu menjadi perhatian khusus, karena secara anatomis letaknya lebih “tersembunyi”.

 “70% wanita rentan mengalami keputihan dan menjadi masalah area kewanitaan terbanyak yang disampaikan oleh para wanita ketika mereka mendatangi dokter,” kata  Dr. Anita.

Selain berpengaruh terhadap kesehatan organ genitalia, lanjut Dr. Anita, keputihan mengganggu hubungan harmonis suami-istri dan kepercayaan diri para wanita.

“Oleh sebab itu, personal hygiene, terutama di area kewanitaan, sangat penting untuk diperhatikan, terutama ketika masa menstruasi, di tempat kebersihan organ intim wanita perlu dijaga lebih intensif,” jelasnya.

Dijelaskan Dr. Anita, pemicu awal keputihan adalah kondisi organ intim yang lembab, sehingga menjadi media yang baik untuk jamur dapat tumbuh.

“Membersihkan area intim sebaiknya tidak menggunakan sabun, karena bersifat basa. Lebih baik dengan air biasa atau menggunakan cairan khusus pembersih vagina dengan pH yang sesuai,” ujar Dr. Anita lagi.

Selaku Senior PR Manager PT. Kino Indonesia Tbk., Yuna Eka Kristina, menjeaskan bahwa PT. Kino Indonesia Tbk. Mengeluarkan produk Resik V Godokan Sirih sebagai antiseptik alami, solusi untuk memelihara kebersihan organ intim dan mencegah keputihan. Resik V Godokan Sirih dibaut secara alami, dengan kandungan utama godokan daun sirih asli atau daun sirih yang direbus. Resik V Godokan Sirih dianjurkan digunakan secara teratur di saat haid atau ketika mengalami keputihan.

“Uji klinis dan uji mikrobilologi menunjukkan daun sirih menghambat bakteri jahat dan hasil uji mikrobiologi 100% menghambat jamur penyebab keputihan. Selain itu, Resik V Godokan Sirih menjaga pH normal area kewanitaan, yaitu antara 3-4, serta menjaga keseimbangan flora normal,” jelas Yuna.* har