728 x 90




Oded: Duit Dua Ribu Bisa Membeli Surga

  • Rubrik: Agama
  • 21 Oktober 2017 | 11:33 WIB
  • 03025
img
Wakil Walikota Bandung, Oded Muhammad Danial, didamping Lurah Derwati dan sejumlah jamaah Masjid Alkautsar, foto bersama, Sabtu (20/10).* cakdar

BANDUNG, (PJO.com) -- Diawali dengan keikhlasan lillahi ta allah, (starting lillah), Insya Allah apa pun program yang dijalankan akan terwujud. Apalagi program membangun untuk kepentingan ummat, seperti sarana pendidikan tempat ibadah lainnya, masjid dan madrasah, Demikian dikatakan Wakil Walikota Bandung, Oded Muhammad Danial, pada saat menyampaikan tausiahnya usai sholat subuh berjamaah bersama jamaah Masjid Alkautsar Perumahan Riung Bandung, RW 10, Kelurahan Derwati, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung. Oleh katena itu, Oded mengajak masyarakat RW 10, khususnya jamaah Masjid Alkautsar, untuk meningkatkan infaq dan sodakoh.

"Asal diniati dengan keiklasan, biar pun kecil, misalnya dengan menabung melalui kencleng Rp2.000/hari. Karena uang dua ribu kalau dibuat jajan anak saja tidak cukup. Bahkan uang dua ribu itu, anak tidak mau menerimanya. Padahal uang dua ribu rupiah tersebut, kalau diawali dengan iklas lillahi ta allah, bisa membeli surge," ujar  Oded, Sabtu (20/10).
Menurut calon orang nomor 1 untuk Kota Bandung ini, bayangkan kalau jumlah penduduk di lingkungan RW 10 ada 400 KK, dikali dua ribu saja berapa jumlah perbulan dan pertahunnya sudah Rp24 juta.

"Pasti cepat selesai proses program  pengembangan pembangunan madrasah Masjid Alkautsar ini," ucapnya.
Sementara itu,, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Alkautsar, RW 10, Drs. Deni Slamet Riadi, melaporkan beberapa program DKM memakmurkan masjid yang saat ini telah berjalan. Selain program ritual, magrib mengaji, pengajian rutin malam Rabu dan Jumat, dilanjut dengan tahajud berjamaah dan sholat subuh berjamaah,  tidak kalah penting dengan program sosial lainnya membangun sarana pendidikan PAUD dan TPA.

Dikatakannya, sumber dana pengembangan Masjid Alkautsar untuk sarana pendidikan tersebut murni 98 persen swadaya dari warga RW 10.

"Kondisi saat ini, kami akan melanjutkan untuk membangun lantai 3. Namun, keuangannya belum tersedia," papar Ketua DKM, sembari melirik Wakil Walikota Oded, untuk meminta solusi.* dar