728 x 90




Demiz Ingin Produk TTG Digunakan Masyarakat Luas

  • Rubrik: Pendidikan
  • 25 Agustus 2017 | 20:36 WIB
  • 02050
img
Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, dalam Gelar Teknologi Tepat Guna tingkat Jabar Ke-VII di lapangan Gelanggang Generasi Muda, Majalengka, Kamis (24/8).* humas jabar

MAJALENGKA, (PJO.com) -- Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar (Demiz), mengharapkan seluruh produk inovasi yang dipamerkan pada Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Ke-VII di Majalengka hasil karya inovator Jabar, agar disebarluaskan melalui berbagai media ke masyarakat luas. Hal ini agar masyarakat di daerah mengetahui produk-produk TTG dan membantu karya inovatif mereka untuk mendapatkan hak atas kekayaan intelektual dari pemerintah, sehingga tidak diklaim oleh pihak lain.

"Kita juga harus fasilitasi bagi inovasi TTG yang masih berupa prototipe untuk dikembangkan menuju skala produksi massal agar dimanfaatkan masyarakat luas," kata Demiz usai membuka Gelar Teknologi Tepat Guna tingkat Jabar Ke-VII di lapangan Gelanggang Generasi Muda, Majalengka, Kamis (24/8). 

Dalam gelar TTG tersebut dipamerkan 50 produk karya inovator Jabar dari 27 Kota dan Kabupaten se-Jabar. Seperti "Tungku Ajaib" berupa alat pemusnah sampah, Mesin ATM Beras, Absensi Sepatu, e-waste atau limbah elektronik,  Alat Tenun Bambu Semi Manual dan masih banyak lagi produk-produk unggulan lainnya yang berdaya jual tinggi.

Demiz mengatakan, teknologi tepat guna haruslah teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, tidak merusak lingkungan, menjawab permasalahan masyarakat dan menghasilkan nilai tambah dari segi ekonomi. Tujuannya untuk mempercepat pemulihan ekonomi, memperluas lapangan kerja, dan mengembangkan kegiatan usaha ekonomi produktif masyarakat, sehingga dampak ekonominya dirasakan masyarakat karena investasi meningkat dan lapangan kerja menjadi luas.

Produk-produk dari TTG inipun mampu mendorong terwujudnya masyarakat Jabar yang lebih berdaya saing, produktif, maju, mandiri, dan sejahtera.

Selain itu, produk inovasi melalui sentuhan teknologi tepat guna, menurut Demiz, proses produksi akan lebih efisien, hemat biaya, dan tanaga.

"Di saat yang sama akan menghasilkan produk berkualitas dengan harga ekonomis sehingga berdaya jual tinggi dan memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi si pelaku usaha," tuturnya.

Para pemenang dari gelaran TTG Ke-VII ini akan mewakili Jawa Barat ke pentas TTG Nasional pada bulan September 2017 mendatang di Kota Palu.

"Saya harap karya inovasi yang mewakili Jabar terpilih menjadi yang terbaik di tingkat nasional," ucap Demiz.

Senada dengan Demiz, Bupati Majalengka, Sutrisno, tidak ingin gelaran teknologi tepat guna hanya kegiatan bersifat seremoni, tapi diharapkan mampu memotivasi, menginisiasi dan mempopulerkan penggunaan teknologi tepat guna.

Menurutnya, produk teknologi tepat guna merupakan solusi merupakan solusi yang tepat untuk karena mampu meningkatkan produktivitas perekonomian masyarakat.

Berikut produk-produk inovasi pemenang pada Gelar Teknologi Tepat Guna Ke-VII Tingkat Jabar tahun 2017:

Kategori Teknologi Tepat Guna Unggulan; Juara 1: Insenerator (Kabupaten Bandung Barat)

Juara 2: Grid Inventer (Kabupaten Sumedang); Juara 3: E-Waste (Kota Bekasi).

Kategori Teknologi Inovasi; Juara 1: Absensi Sepatu (Bandung Barat); Juara 2: Mesin ATM Beras (Kabupaten Karawang); Juara 3: Tenun Bambu Semi Manual (Kabupaten Majalengka).

Masing-masing pemenang mendapatkan piagam penghargaan dan uang stimulan.* dar