728 x 90




Peringatan Hari Jadi Ke-72 Provinsi Jabar Meriah

img
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, usai memimpin langsung apel besar dalam rangka peringatan hari jadi Ke-72 Provinsi Jawa Barat yang diadakan di lapangan Gasibu Kota Bandung,* humas jabar

BANDUNG, (PJO.com) – Apel besar dalam rangka peringatan hari jadi Ke-72 Provinsi Jawa Barat yang diadakan di lapangan Gasibu Kota Bandung berlangsung meriah. Dihadiri oleh para Bupati dan Walikota se-Jabar, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), memimpin langsung apel besar yang juga dihadiri oleh  sedikitnya 100 orang ASN perwakilan dari Pemda se-Jabar dengan mengenakan baju adat daerah masing-masing.

Dalam sambutannya, Aher mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran ASN dari tingkat pemprov hingga desa yang selama ini telah bekerja mewujudkan cita-cita Jabar menjadi provinsi yang maju dan sejahtera untuk semua. Ia pun mengaku tanpa adanya dukungan dari masyarakat, mustahil Jabar menjadi provinsi termaju di Indonesia.

“Terima kasih kepada seluruh ASN dan masyarakat yang telah bekerja bersama-sama mewujudkan kesejahteraan, kecerdasan, dan kemajuan serta keadilan sosial di Jabar,” ucap Aher.

Dalam menjalani roda pemerintahan, Pemprov Jabar berdasarkan data dan fakta telah mengalami perubahan yang membawa pada kondisi yang lebih baik, khususnya dalam kurun waktu sembilan tahun terakhir. Seperti naiknya indeks pembangunan manusia, indeks pendidikan, indeks kesehatan, indeks daya beli, serta angka makro pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen lebih termasuk angka partisipasi sekolah, khususnya SMU/SMK yang kini dikelola pemprov dari 850 ribu siswa kini di angka 2 juta siswa SMU/SMK.

“Tentu saja yang paling kita inginkan adalah seluruh peningkatan tersebut hadir pada angka mikro nantinya,” ujarnya.

Aher mengatakan, pembangunan yang telah dilakukannya berorientasi pada tiga angka mikro yang paling penting, yaitu pembangunan harus berhasil menurunkan kemiskinan, pengangguran, dan pelestarian lingkungan.

Alhamdulillah angka kemiskinan sudah turun dari angka 13 persen sekarang tinggal 8 persen lebih, kemudian pengangguran juga turun dari 12 persen sekarang jadi 3 persen lebih jadi ada penurunan yang signifikan dan Indeks Gini Rasio juga turun,” katanya

Dalam kurun waktu sembilan tahun ini pun Pemprov Jabar telah berhasil meraih 234 penghargaan tingkat nasional dan internasional.

“Ini merupakan prestasi yang diraih oleh seluruh pihak termasuk masyarakat, gubernur hanya kebagian populernya saja,” ujar Aher.

Selain itu, beberapa prestasi yang dinilai secara menyeluruh dan menggambarkan kondisi Jabar yaitu berhasilnya mempertahankan raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama enam tahun berturut-turut sejak tahun 2011. Kemudian diraihnya penghargaan dalam penyelenggaraan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), penghargaan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) dengan prestasi tertinggi “A” dan dinobatkan sebagai Pemerintah Daerah dengan kinerja tertinggi dalam penyelenggaraan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD).

“Kalau prestasi terbaik ini bisa bertahan sampai tahun depan, maka Jabar akan mendapatkan anugerah Parasamya Purnakarya Nugraha. Mudah-mudahan kita minta doa dari seluruh stakeholders dan masyarakat untuk mendorong dan mengawasi terus menerus kinerja yang lebih bagus lagi,” tuturnya.

Dalam peringatan HUT Ke-72 Jabar yang bertemakan Jabar Ka Hiji, Maju, dan Sejahtera Untuk Semua, Gubernur Aher juga memberikan penghargaan kepada kepada ASN yang berdedikasi tinggi dan kepada masyarakat melalui anugerah inovasi bidang lingkungan hidup, anugerah prakarsa Jabar bidang kesehatan, dan anugerah pelopor pemberdayaan masyarakat. Masing-masing mendapatkan piagam penghargaan dan uang kadeudeuh.

Gedung Sate Festival

Untuk acara puncak peringatan HUT Ke-72 Jabar sendiri akan digelar pada 29-30 September 2017 dengan tajuk “Gedung Sate Festival”, yang dikemas dalam semarak pesta rakyat. Berbeda dengan tahun sebelumnya yaitu De Syukron, tahun ini penyelenggaraan dipastikan akan lebih meriah dengan persiapan lebih matang.

Kepala Bagian Publikasi Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, Ade Sukalsah, mengatakan gelaran tersebut saat ini tengah dalam proses persetujuan. Sementara pihaknya sudah memiliki rancangan kegiatan yang akan digelar dalam dua hari tersebut, skema besarnya adalah menggabungkan seluruh kegiatan dari OPD-OPD di lingkungan Pemprov Jabar.

"Kami akan mengumpulkan kegiatan perangkat daerah, seperti produksi kopi, teh, fashion dengan Jabar Ngagaya, kegiatan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Semua kegiatan dikumpulkan lebih ke sana," kata Ade.

Ade menuturkan, pihaknya sengaja memberikan jeda waktu hampir sebulan lebih dari hari jadi hingga ke puncak perayaan, dikarenakan perlu waktu persiapan matang. Adapun kegiatannya yang akan padat itu di antaranya produksi sandang untuk Jabar Ngagaya, festival masak 1.000 martabak, dan festival masak ikan patin tanpa bau tanah.

"Aspek produksi perlu waktu, jadi ya perlu kesiapan," kata dia.

Selain itu, Ngopi Saraosna Vol. 3 pun akan kembali digelar bersamaan dengan Gedung Sate Festival nanti. Ditambah hiburan tradisional wayang golek serta ada kejutan dari artis nasional yang masih dirahasiakan.* dar