728 x 90




Harkop ke-70, Momen Koreksi untuk Majukan Koperasi

  • Rubrik: Peristiwa
  • 23 Juli 2017 | 19:36 WIB
  • 02860
img

KUNINGAN, (PJO.com)  –  Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), mengatakan hampir secara keseluruhan, ekonomi bangsa sedang mengalami proses kemajuan. Namun, kemajuan yang ada belum diiringi dengan pemerataan kesejahteraan yang menyeluruh bagi masyarakat.

Dikatakan Aher, sebagaimana termaktub secara spesifik dalam UUD 1945, koperasi adalah satu-satunya bentuk usaha untuk memajukan perekonomian bangsa dengan prinsip memeratakan kesejahteraan. Bangsa yang merdeka, tentu perlu diiringi kesejahteraan yang merata.

“Negeri ini merdeka, dan harus sejahtera. Kesejahteraannya harus merata dirasakan oleh seluruh masyarakat yang ada. Ini harus menjadi bagian dari evaluasi kita. Negeri kita secara ekonomi sudah lebih maju, tetapi pemerataannya belum sebagaimana kita harapkan, indeks gini rasio semakin tinggi,” pesan Gubernur Aher, pada Peringatan Hari Koperasi ke-70 Tingkat Provinsi Jawa Barat, dan Pembukaan Gelar Produk KUMKM Se- Jawa Barat Tahun 2017, di Lapangan Pandapa Paramarta, Kompleks Stadion Mashud Kabupaten Kuningan, Jumat (22/7).

Oleh karena itu momentum hari koperasi, kata Aher, di samping kegiatan seremonial tahunan, juga harus menjadi momen koreksi untuk fokus memajukan koperasi, dengan tujuan tercapainya kesejahteraan dan pemerataan sekaligus.

“Koperasi itu sebelum modal, yang lebih mendasar adalah jumlah anggota, sehingga modal yang ada nantinya dimiliki oleh seluruh anggota koperasi. Manakala ada keuntungan, dinikmati oleh seluruh anggota koperasi dengan saksama,” katanya.

Dalam konteks pemerataan, Aher menyimpulkan bentuk dan jenis usaha yang paling memungkinkan membangun kesejahteraan bangsa secara merata dan saksama adalah gerakan koperasi.

Di Jabar sendiri, pertumbuhan koperasi setiap tahunnya, baik jumlah dan kualitasnya terus meningkat. Sampai 2017, telah ada 25.933 koperasi sejalan dengan adanya kerja sama dengan dinas-dinas terkait tingkat Provinsi Jabar, di antaranya Dinas Pertanian, Peternakan, Perikanan, Perkebunan, Tenaga Kerja, hingga Dinas Pendidikan dengan jumlah Koperasi Siswa Sekolah yang bergabung sebanyak 750 koperasi.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jabar, Dudi Sudradjat Abdurachim, mengatakan pada Puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-70 Tahun 2017 digelar di Lapangan Karebosi, Jl. Ahmad Yani Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (12/7), Provinsi Jabar telah dinugerahi tiga penghargaan. Ketiga penghargaan ini diraih Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan; Wakil Gubernur Jabar, Deddy Mizwar; dan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Jabar, Netty Prasetiyani Heryawan.

Pun pada Peringatan Hari Koperasi ke-70 Tingkat Provinsi Jabar, Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jabar, memberikan Layang Pangajen, atau penghargaan kepada sejumlah tokoh yang berperan aktif memajukan Koperasi di Jabar. Penghargaan tersebut, di antaranya diberikan kepada H. Niti Soemantri, pejuang gerakan koperasi di Jabar yang memiliki keteladanan dalam pembangunan koperasi, yang juga Ketua Sentra Koperasi, dan pendiri koperasi rakyat yang pertama kali.

Layan Pangajen juga diberikan kepada Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan. Dekopinwil Jabar menilai Aher sebagai tokoh yang memiliki kepedulian untuk membantu mewujudkan cita-cita gerakan koperasi. Upaya tersebut di antaranya; melaksanakan komitmen bahwa koperasi sebagai sistem ekonomi kerakyatan yang paling tepat pada sistem ekonomi Indonesia. Aher dinilai dapat memberikan suatu paradigma baru bahwa pembangunan infrastruktur dapat dilakukan oleh dan atas peran koperasi.

Dokopinwil Jabar juga menilai Gubernur Aher selalu memberikan motivasi dan fasilitasi, sarana pra-sarana di tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Jabar. Penghargaan dilakukan secara simbolis dengan penyerahan Pataka Harkop Ke-70 tahun 2017 dari Ketua Dekopinwil Jabar, H. Mustopa Djamaluddin, kepada Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan.

“Selamat memperingat hari koperasi, khusus bagi para pegiat koperasi, bagi para pencinta koperasi, jangan bosan-bosan dorong terus masyarakat, berikan contoh yang baik untuk membentuk koperasi yang baik,” pungkas Aher.* dar