728 x 90




Jangan Pilih Calon Kepala Daerah yang tidak Pro Lingkungan

img
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat, Anang Sudarna.* humas jabar

BANDUNG, (PJO.com) -- Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat, Anang Sudarna, mengatakan menjelang pemilihan gubernur (Pilgub) Jabar masih ditemukan alat peraga kampanye yang bisa merusak lingkungan. Untuk itu, pihaknya menyarankan kepada masyarakat untuk tidak memilih kepala daerah yang tidak mencintai lingkungan.

"Jangan pilih calon gubernur atau calon wakil gubernur yang tidak pro lingkungan," tegasnya kepada wartawan di Bandung, Sabtu (15/7).

Anang mengimbau kepada siapa pun yang mencalonkan diri sebagai kepala daerah dalam sosialisasi program kampanye agar tidak merusak lingkungan. 

"Saya bukan orang politik, saya murni birokrat. Hanya saya mengimbau kepada siapa pun yang mencalonkan kepala daerah, dalam memasang alat peraga kampanye, baik baligo atau spanduk, tolong jangan memaku di pohon dan jangan dilem begitu saja di dinding bangunan yang ada di kota," ujarnya. 

Pasanglah alat peraga kampanye itu dengan bambu yang baik atau tali rapia yang rapih dan ketika sudah selesai harus diambil kembali dan dirapikan kembali.

Secara yuridis, sanksinya tidak ada. Sebatas sanksi sosial dari masyarakat. Namun, lanjut Anang, bisa jadi ke depannya mungkin bisa dibuatkan di dalam peraturan daerah (perda). 

"Sanksinya selama ini biar masyarakat saja yang menilai. Mana calon pemimpin yang pro lingkungan dan mana yang tidak," pungkasnya.* dar