728 x 90




47 Kampus di Jabar Deklarasikan Anti Radikalisme

  • Rubrik: Peristiwa
  • 14 Juli 2017 | 20:34 WIB
  • 01776
img
Sebanyak 47 perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguraun tinggi swasta (PTS) yang ada di Jawa Barat mendeklarasikan Anti Radikalisme, yang berlangsung di Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Jumat (14/7).* humas jabar

BANDUNG, (PJO.com) – Sebanyak 47 perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguraun tinggi swasta (PTS) yang ada di Jawa Barat mendeklarasikan Anti Radikalisme, yang berlangsung di Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Jumat (14/7).

Deklarasi diawali dengan penampilan dari Abah Iwan, alumni Unpad Bandung yang juga seorang musisi lagu balada. Iwan menampilkan beberapa lagu ciptaannya yang memberikan semangat tentang persatuan dan kebhinnekaan.

“Dahulu deklarasi melawan radikalisme pernah dilakukan di Aula Unpad ini, tahun 1965, hari ini kami ulangi. Mudah-mudahan persatuan NKRI tetap terjaga,” ujarnya.

Ia kemudian menyanyikan lagu “Syukur”. Menurutnya, lagu yang sering dinyanyikan saat upacara bendara Senin pagi itu memberikan semangat untuk bersyukur atas kemerdekaan.

“Tapi saya kira itu hanya seremoni, seharusnya kembali dinyanyikan dengan rasa syukur yang mendalam. Kemerdekaan didapat dengan perjuangan,” ujarnya.

Abah Iwan juga menyatakan jika bangsa Indonesia adalah bersaudara, sehingga harus saling melindungi bukan menganggap musuh. Musuh menurutnya adalah mereka yang berusaha berbuat kriminal dan merusak bangsa.

Hadir dalam deklarasi itu, antara lain para rektor, Menteri Kominfo, Rudiantara; Menristek Dikti, M. Natsir; Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, dan perwakilan dari BNPT.* dar