728 x 90




Gubernur Jabar : TNI Sudah Komitmen Dukung Citarum Bestari

img

Bandung, (PJO.Com) -- Guna mensukseskan proggram Citarum Bestari, Pemerintah Provinsi Jawa-Barat telah membentuk Satuan Manunggal Satu Atap (Samsat) dimana semua steakholder ikut terlibat didalamnya termasuk TNI.

"Selain aparat Pemprov Jawa Barat, Pemkab/Pemkot terkait, Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Kepolisian, BBWS (unsur Pemerintah Pusat), juga ada TNI yang berkomitmen mendukung Citarum Bestari," jelas Gubernur Jawa-Barat Ahmad Heryawan di Bandung kemarin.

Menurutnya, Program Citarum Bersih, Sehat, Indah, dan Lestari (Bestari) digulirkan sejak 2014 yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk TNI, telah menunjukkan hasil memadai.

“Program ini upaya kita untuk menyelesaikan Citarum yang sering kali kotor karena limbah industri dan limbah lainnya. Alhamdulillah sebagian sungai sudah bisa ditanami ikan, kemudian sampah fisiknya juga berkurang dibanding sebelum ada program ini,” ujar Aher.

Sementara sosialisasi dan pemahaman kepada para pelaku industri penting termasuk setiap perusahaan memiliki Instalasi Pengelolaan Limbah (Ipal) juga telah dilakukan.

"Sungai ini (Citarum) mengaliri 420 ribu hektar sawah, yang menjadi sumber pangan masyarakat Jawa Barat termasuk Jakarta. 18 persen hasil pangan (nasional) berasal dari Jawa Barat dan 12 persen (persawahan) diantaranya diairi oleh Citarum. Juga listrik yang didayagunakan lewat air (Citarum) itu ada 2.500 megawatt listrik dengan PLTA terbesar di Indonesia,” pungkas Aher.

Selain itu, Citarum Bestari juga melibatkan masyarakat desa di sekitar bantaran Sungai Citarum, dimana terdapat 277 desa dalam program ini. 190 desa diantaranya ada di Cekungan Bandung yang langsung berhubungan dengan Citarum.

Hasilnya, sungai-sungai lebih bersih, tempat-tempat sampah di pinggiran sungai sudah jadi taman. Tempat-tempat pembuangan sampah atau sungai-sungai yang dulu penuh dengan pembuangan sampah, kini penuh dengan ikan. (mifa)