728 x 90




Netty: Pakaian Bukan Sekadar Penutup Aurat

  • Rubrik: Inspirasi
  • 26 April 2017 | 08:14 WIB
  • 00511
img
Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Barat, Netty Heryawan, menghadiri Milad Himpunan Ratna Busana (HRB) Jawa Barat dengan tema Tampil Cantik Menarik Dengan Busana Nusantara di Ballroom Hotel Asrilia Bandung, Selasa (25/4). * humas jabar

BANDUNG, (PJO.com) -- Di era globalisasi saat ini, begitu banyak unsur dan budaya dari negara lain tanpa disadari masuk ke negeri kita. Padahal mulai dari Aceh sampai Papua ada beragam unsur budaya sebagai kekuatan dan diferensiasi dari negara lain.

Hal itu diungkapkan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat, Netty Heryawan, saat menghadiri Milad Himpunan Ratna Busana (HRB) Jawa Barat dengan tema Tampil Cantik Menarik Dengan Busana Nusantara di Ballroom Hotel Asrilia Bandung, Selasa (25/4).

Salah satunya, tutur Netty, pakaian atau busana bukan hanya selembar kain yang menutupi aurat, memberi kenyamanan dan melindungi diri dari cuaca. Tetapi justru menjadi identitas atau jatidiri bangsa dan membangun kepercayaan diri kita.

"Kepercayaan diri sebagai alat untuk berinteraksi dan menyampaikan informasi kepada masyarakat," tutur Netty.

Melalui Milad HRB, kata Netty, dapat dimaknai bahwa sebagai perempuan mempunyai citra, beretika, dan kualitas dengan busana yang digunakan. 

“Jangan sampai bangga dengan budaya yang dianggap lebih modern di era globalisasi tanpa batas, padahal kita mempunyai khasanah budaya yang luar biasa,” katanya.

Dalam konteks pemberdayaan perempuan, pahlawan perempuan RA Kartini menginginkan seorang perempuan cerdas dan mendapatkan hak pengajaran.

"Bukan berarti perempuan ingin menjadi rival dan kompetitor bagi kaum laki-laki, justru sebaliknya bahwa ingin setiap perempuan cerdas. Agar mereka dapat menyiapkan calon pemimpin masa depan lewat pengasuhan dan perlindungan di rumah," ujarnya. * dar