728 x 90




Wali Kota Bandung-Dandim 0618/BS Panen Padi Bersama

  • Rubrik: TNI-POLRI
  • 19 April 2017 | 20:21 WIB
  • 00150
img
Wali Kota Bandung, M. Ridwan Kamil, memanen padi di lahan persawahan di Kelurahan Sukapura, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, bersama Dandim 0618/BS, Sugiono, ditemani Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bandung, Elly Wasliyah, dan perwakilan dari PT. Pindad, Rabu (18/4). * humas setda kota bandung

BANDUNG, (PJO.com) -- Wali Kota Bandung, M. Ridwan Kamil (Emil), memanen padi di lahan persawahan di Kelurahan Sukapura, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, bersama Dandim 0618/BS, Sugiono, ditemani Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bandung, Elly Wasliyah, dan perwakilan dari PT. Pindad, Rabu (18/4).

Emil mengatakan, Pemerintah Kota Bandung memberikan lahan-lahan yang sesuai dengan proporsinya untuk wilayah-wilayah pertanian. Pemkot Bandung memiliki sawah abadi di Bandung Timur, tepatnya di wilayah Cibiru yang akan dijadikan sebagai tempat pertahanan pangan pada tahun 2017.

“Kita akan memberikan ruang-ruang dengan proporsi yang dibutuhkan, sesuai dengan keperluan wilayah-wilayah pertanian. Selain itu, kita memiliki sawah abadi di Cibiru, dan pada tahun ini di Kota Bandung bagian Timur, tepatnya di Cibiru juga akan dibangun tempat pusat pertahanan pangan pada tahun ini,” ujarnya.

Emil mengatakan sudah menitipkan pesan kepada Dinas Pertanian Kota Bandung untuk terus menjalankan farming sebagai bagian kampanye bahwa masyarakat kota bisa menghasilkan produk-produk pertanian.

Emil pun berharap, pada masa yang akan datang tidak hanya ada pertahanan sosial politik dan energi, namun akan adanya sebuah gagasan yang mengedepankan sebuah pertahanan pangan.

Emil mengapresiasi  kelompok tani yang mengelola lahan milik PT. Pindad, yang dapat menghasilkan nilai ekonomis dan nilai pangan berkualitas.

“Ke depannya Pemkot Bandung akan terus memberdayakan lahan-lahan yang bisa digunakan sebagai lahan padi, supaya ketahanan pangan di Kota Bandung tetap stabil,” katanya. * Mifa