728 x 90




Netty Dinobatkan Jadi Kartini Masa Kini

  • Rubrik: Sosok
  • 17 April 2017 | 22:41 WIB
  • 00033
img
Netty menerima Piagam Penghargaan Perempuan Kartini Masa Kini dari Gerakan @TERUSBERGERAK, di Maxxboxx Orange Country Lippo Cikarang Bekasi, Minggu (16/4). * humas jabar

KABUPATEN BEKASI, (PJO.com) -- Sepak terjang Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat, Netty Heryawan, dalam bidang perlindungan perempuan dan anak, serta keaktifannya dalam gerakan pemasyarakatan minat baca di Jabar, memboyong Netty dianugerahi penghargaan Kartini Masa Kini oleh Gerakan @TERUS BERGERAK.

Netty selalu percaya bahwa pendidikan adalah hak kaum perempuan yang sangat penting, karena menurutnya, melalui pendidikan perempuan-perempuan di Indonesia akan cerdas dan mampu memberdayakan masyarakat namun tidak mudah diperdaya orang lain, sehingga berdampak pada hadirnya peradaban yang lebih baik dan lebih maju di masa depan.

Ditemui usai nonton bersama Film Kartini dan menerima Piagam Penghargaan Perempuan Kartini Masa Kini dari Gerakan @TERUSBERGERAK, di Maxxboxx Orange Country Lippo Cikarang Bekasi, Minggu (16/4), Netty mengungkapkan apresiasinya pada film garapan sutradara kondang Hanung Bramantyo ini. Netty mengatakan film yang akan diputar di bioskop Indonesia mulai 19 April 2017 ini, akan menjadi inspirasi sangat besar bagi kaum perempuan​, mengingat​ begitu banyak nilai dan pesan moral yang harus dijadikan pegangan, guna menghadirkan sebuah upaya pemberdayaan perempuan.

"Sebagaimana yang disampaikan Ibu Kartini dalam surat-suratnya, beliau menginginkan ​hak pengajaran dan pendidikan diberikan kepada kaum perempuan, agar perempuan cerdas dan mampu menjalankan peran yang pertama diberikan oleh alam kepadanya, sebagai pendidik umat manusia," papar Netty.

Selain Netty, delapan perempuan penerima penghargaan Kartini Masa Kini lainnya antara lain Bupati Bekasi, Neneng Hassanah Yasin, yang kepemimpinannya sukses meraih gelar Wajar Tanpa Pengecualian (WTP); Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, yang aktif di bidang olahraga anggar; anggota DPRD Kabupaten Bekasi sekaligus aktivis Forum Komunikasi Ustadzah dan Kepala Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (TKIT), Aulafi Fatma Hanum; Camat Cikarang Timur, Ani Gustini, sebagai camat perempuan pertama pada kepemimpinan Bupati Neneng, aktivis bidang kesehatan kulit Ida Lisdawati yang telah memberdayakan banyak perempuan​, Arlina Arifin Hartoyo dan Leny Kartika Sopandi sebagai owner Violleta Butik, serta mojang asal Bekasi Sabillah Innaya Fitri atau yang terkenal dengan julukan "Billa Barbie". * dar