728 x 90




LVRI Kota Bandung Apel Kesadaran Nasional

  • Rubrik: Peristiwa
  • 17 April 2017 | 22:32 WIB
  • 00167
img
Wakil Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, saat memberikan amanah kepada anggota LVRI Kota Bandung dalam Apel Kesadaran Nasional, di Markas Cabang Legiun Veteran Republik Indonesia Kota Bandung, Senin (17/4). * humas pemkot bandung

BANDUNG, (PJO.com) -- Sebagai pemimpin di Kota Bandung, Wali Kota Bandung dan Wakil Wali Kota Bandung mempunyai tugas menyejahterakan masyarakat. Untuk mewujudkan hal tersebut, Kota Bandung memiliki visi Bandung Unggul, Nyaman, dan Sejahtera.

Hal tersebut dikemukakan Wakil Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, saat memberikan amanah kepada anggota LVRI Kota Bandung dalam Apel Kesadaran Nasional, di Markas Cabang Legiun Veteran Republik Indonesia Kota Bandung, Senin (17/4).

Untuk menguatkan visi tersebut, kata Oded, Kota Bandung memiliki tiga pilar agar pembangunan berjalan baik. Pilar tersebut, yaitu inovasi, kolaborasi, dan disentralisasi.

Mengenai inovasi, Kota Bandung terus berkontribusi untuk melahirkan perubahan yang signifikan dalam pembangunan, seperti transportasi kekinian LRT.

Alhamdulilah, transportasi di Kota Bandung semakin membaik, apalagi jika LRT ini berhasil maka kemacetan Kota Bandung akan berkurang,” ujar Oded.

Kolaborasi, lanjut Oded, yaitu kerja sama yang melahirkan pemikiran maupun terobosan yang menghasilkan tujuan tertentu.

“Kolaborasi ini penting, antara pemerintah maupun warga harus terjalin baik. Selain dengan warga, pemerintah berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait seperti perbankan yang menyumbangkan bus Bandros (Bandung Tour On Bus). Hal tersebut membantu sekali untuk para wisatawan yang berkunjung ke Bandung,” jelasnya.

Disentralisasi, kata Oded, dengan menyerahkan wewenang pemerintah kepada unsur kewilayahan, sehingga jika ada pembangunan di kewilayah tidak selalu mengandalkan pimpinan, cukup hanya pimpinan kewilayahan yang mengambil keputusan.

“Disentralisasi ini sangat membantu dalam pembangunan di Kota Bandung. Contohnya PIPPK (Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan, Pen.). Dengan program ini setiap unsur kewilayah, seperti LPM, PKK, Karang Taruna, dan RW menjadi lebih berkembang dengan diberi dana 100 juta untuk memberikan inovasi yang menarik di setiap wilayahnya,” jelas Oded.

Oded berharap, visi, misi, dan pliar yang dimiliki Kota Bandung bisa dilaksanakan sebaik mungkin. Jika hal itu terus berjalan, maka pembangunan Kota Bandung akan maju lebih cepat.

Insha Allah jika pemimpin terus merangkul masyarakat, maka tujuan yang kita inginkan akan terlaksana secara baik, asalkan kita mau mengikuti prosesnya,” pungkas Oded.

Usai melaksanakan apel, Wakil Wali Kota Bandung bersama anggota veteran lanjut menyimak siraman rohani dari Shafira Foundations. * Mifa