728 x 90




Ridwan Kamil-Dompet Dhuafa Kerja Sama Bangun Rumah Tapak

img
Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, melakukan kerja sama dengan Presiden Direktur Dompet Dhuafa Corpora, Ismail Agus Said, di Pendopo Kota Bandung, Jumat (14/4). * humas setda kota bandung

BANDUNG, (PJO.com) -- Hasil penggalangan dana oleh Wali Kota Bandung, M. Ridwan Kamil (Emil), pada saat bencana banjir bandang di Garut dan Sumedang beberapa waktu lalu, akan segera diwujudkan menjadi rumah-rumah tapak dengan model RISHA. Rumah tersebut bagian dari proses rekonstruksi yang dilakukan oleh lembaga filantropi Dompet Dhuafa.

Emil menyalurkan bantuan senilai Rp1,07 miliar itu melalui lembaga tersebut, karena dinilai kredibel dalam mengelola dana-dana bantuan dari masyarakat. Penyaluran bantuan itu dikerjasamakan dalam sebuah perjanjian yang ditandatangani Ridwan Kamil dengan Presiden Direktur Dompet Dhuafa Corpora, Ismail Agus Said, di Pendopo Kota Bandung, Jumat (14/4).

Emil menuturkan, kerja sama ini merupakan lanjutan dari bantuan kebencanaan yang tempo hari telah disalurkan. Pada tahap pertama, bantuan dikhususkan untuk penanganan kebencanaan. Selebihnya digunakan untuk tahap rekonstruksi.

“Kami tidak punya pengalaman dalam membangun di daerah kebencanaan. Oleh karena itu, kita titipkan sebesar satu miliar tujuh puluh juta melalui Dompet Dhuafa yang kebetulan sudah berpengalaman membangun rumah-rumah untuk pengungsi secara permanen,” tutur Emil.

Emil menambahkan, jumlah rumah yang bisa dibangun dengan dana yang disalurkan oleh Emil bisa mencapai 12-14 rumah. Bangunan tersebut diperkirakan akan bisa selesai dalam kurun waktu 1-2 bulan.

“Nanti kalau sudah selesai, tentulah kita akan dokumentasikan sebagai pertanggungjawaban kepada netizen,” kata Emil.

Secara keseluruhan, proses rekonstruksi pasca bencana yang dilakukan Dompet Dhuafa akan berjumlah 45 rumah tapak. Jumlah tersebut ditambahkan dengan donasi yang diberikan oleh pihak lain.

Dikatakan Ismail, rumah-rumah itu akan dibangun oleh penerima manfaat sendiri. Dengan pelatihan dan pemberdayaan, para penerima manfaat turut ambil bagian dalam proses rekonstruksi ini.

“Bantuan nanti tidak hanya untuk bangunan rumah, tetapi kita alokasikan juga untuk inkubasi bantuan ekonomi dan untuk recovery di Sumedang,” tutur Ismail.

Saat ini, ada 6 unit rumah yang telah berdiri. Pembangunan rumah lainnya akan dilakukan secara bertahap.

“Satu unitnya kurang lebih sepuluh hari. Kami juga berikan apresiasi kepada Pak Ridwan Kamil, karena Beliau berhasil mengumpulkan 1 miliar sendirian hanya dalam waktu 2 minggu. Alhamdulillah,” kata Ismail. * Mifa