728 x 90




Silat Pemersatu Budaya Sunda

  • Rubrik: Kesenian
  • 17 April 2017 | 13:06 WIB
  • 00159
img
Sekretaris Daerah Kota Bandung yang juga Ketua Dewan Penasehat PPSI Kota Bandung, Yossi Irianto, di antara panitia dan peserta Pasanggiri Ibing Pencak dari Tingkat Kecamatan se-Kota Bandung yang berlangsung 14 -16 April 2017, di Padepokan Seni Mayang Sunda. * ist.

BANDUNG, (PJO.com) -- Pencak silat sebagai budaya Sunda yang memasyarakat dan cukup dikenal, baik di Indonesia maupun di mancanegara. Seni beladiri tersebut merupakan salah satu kebanggaan masyarakat Jawa Barat.

Perlunya melestarikan pencak silat kepada generasi muda Kota Bandung, merupakan salah satu tujuan utama digelarnya Pasanggiri Ibing Pencak dari Tingkat Kecamatan se-Kota Bandung yang berlangsung 14 -16 April 2017, di Padepokan Seni Mayang Sunda.

Ketua Umum DPD PPSI Kota Bandung, Asep Rohana, menyatakan bersyukur, pasanggiri kali ini mendapatkan sambutan atusias dari masyarakat Kota Bandung.

"Alhamdulillah semua peserta dari anak sampai dewasa bisa tampil dan  mohon maaf bila masih ada kekurangan  dalam pelaksanaan kegiatan ini," kata Asep, Minggu (16/4).

Dia berterima kasih pada Pemerintah Kota Bandung berkat dukungannya,  terutama pada ketua umum dewan penasehat yang selalu mendukung kegiatan pencak silat di Kota Bandung.

"Semoga kegiatan pencak silat yang lain akan selalu diakomodir oleh Pemerintah Kota Bandung,” ujarnya.

Ketua Umum DPD PPSI Jawa Barat, Uu Rukmana, pada kesempatan tersebut mengatakan untuk menyatukan orang Sunda yang paling cepat adalah dengan budaya.

"Orang Sunda akan selalu bersatu apabila pemersatunya adalah dengan budaya, bukan uang atau politik. Salah satu pemersatu budaya di Sunda adalah pencak silat,” jelas Uu.

Dirinya merasa senang para camat mengirim kontingennya pada pasanggiri ini. Dirinya juga senang karena Ketum Dewan Penasehat sangat nyaah pada pencak silat.

"Saya sangat senang karena ada pejabat sepertj Pak Yossi yang mendukung pada kebudayaan Sunda, yaitu pencak silat. Masyarakat juga sekarang sangat mendukung, karena kemarin ada Persib juga tetap di sini penuh, " jelasnya.

Sekretaris Daerah Kota Bandung yang juga Ketua Dewan Penasehat PPSI Kota Bandung, Yossi Irianto, menyatakan Pemerintah Kota Bandung akan selalu mendukung kegiatan pencak silat yang merupakan ciri khas dari orang Sunda.

"Pemerintah akan selalu siap membantu serta mendukung kegiatan pencak silat di Kota Bandung dan akan siap juga menjadi Kota Bandung sebagai tuan rumah pada Pasanggiri Ibing Pencak se-Provinsi Jawa Barat," tegasnya.

Yossi juga berharap ke depannya budaya pencak silat bukan hanya menjadi suatu atraksi bagi masyarakat, tetapi menjadi momen  kebangkitan dalam melestarikan  budaya Sunda.

"Kalau bukan kita yang akan melestarikannya, siapa lagi yang akan melakukannya untuk warisan anak cucu kita nanti," tutur Yossi.

Yossi juga menyampaikan rasa apresiasi dan kegembiraannya karena melihat antusiasme masyarakat sangat besar saat berpartisipasi pada Pasanggiri Ibing Pencak Silat kali ini.

"Saya sangat senang melihat antusiasme dari anak-anak sampai dewasa berkumpul semua demi melestarikan budaya Sunda di sini," tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, sebelum menutup Pasanggiri Ibing Pencak Silat Tingkat Kecamatan se-Kota Bandung, Yossi mengatakan dirinya akan berusaha menjadikan pencak silat sebagai salah satu pelajaran yang akan diberikan pada siswa sekolah ke depannya.  * Mifa