728 x 90




Aher: Tunanetra Juara STQ, Malulah Kita yang Bisa Melihat

  • Rubrik: Agama
  • 14 April 2017 | 20:25 WIB
  • 00051
img
Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, memberikan piala pada para juara STQ XV Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2017, di Plaza Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Provinsi Jawa Barat, Jalan Diponegoro Bandung, Kamis (13/4) malam. * humas jabar

BANDUNG, (PJO.com) -- Kafilah Kabupaten Bandung, keluar sebagai juara umum pada penyelenggaraan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) XV Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2017 dengan capaian 24 poin. Posisi ke dua diduduki oleh Kafilah Kota Bandung dengan capaian 22 poin. Menyusul Kafilah Kabupaten Sukabumi di posisi ke tiga dengan capaian 11 poin.

Pengumuman tersebut disampaikan Ketua Dewan Hakim STQ, Prof. Dr. KH. T. Fuad Wahab, yang didampingi Sekretaris, Dr. H. Syukriadi Sambas, pada Penutupan STQ  XV Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2017, di Plaza Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Provinsi Jawa Barat, Jalan Diponegoro Bandung, Kamis (13/4) malam.

Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan (Aher), mengungkapkan seluruh juara pada STQ kali ini selanjutnya akan dipersiapkan untuk membawa nama Jabar pada penyelenggaraan STQ Tingkat Nasional di Tarakan Kalimantan Utara, pada 13-22 Juli 2017.

Alhamdulillah pada malam hari ini STQ Tingkat Provinsi Jabar Tahun 2017 sudah selesai. Para juaranya, baik qari-qariah, hafidz-hafidzah, dan mufassir-mufassirah, semuanya yang terbaik. Di sini juri harus memilih yang terbaik di antara yang terbaik. Kita sudah punya tim provinsi yang dihasilkan STQ Tingkat Provinsi untuk mengikuti STQ Tingkat Nasional di Provinsi Kalimantan Utara,” katanya.

Para juara STQ yang telah berlaga sejak 8-13 April 2017, dan telah bersaing dengan 207 peserta putra serta 165 peserta putri, di cabang perlombaan STQ yang terdiri atas Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ), dan Musabaqah Tafsiril Quran ini, berhak mendapatkan penghargaan berupa piala, piagam, serta uang pembinaan. Ada pula Door Prize Umroh dari Gubernur Ahmad Heryawan; Wakil Gubernur Jabar, Deddy Mizwar; Petinggi Bina Marga Provinsi Jabar, H. M. Guntoro; Baznas Jabar, serta dari donatur dan dari lembaga lainnya, yang dibagikan secara diundi.

Aher juga mengatakan, saat ini tampak kemajuan yang luar biasa terutama pada kategori MHQ. Salah satu contohnya nilai tertinggi, atau juara Terbaik 1 dengan nilai 297,50, pada MHQ Golongan 30 Juz, dari Kafilah Kabupaten Bandung (Juara Umum), diraih seorang hafidz penyandang tunanetra bernama, Hadian akbar.

Aher mengaku bangga pada pencapaian tersebut, karena seorang tunanetra menjadi juara terbaik hafidz Quran 30 Juz, mengalahkan yang bisa membaca Quran dengan pengelihatan. 

“Malulah kita! Seorang dalam posisi ‘tidak melihat’ bisa hafal 30 juz. Bukan sekadar hafal, tapi juga juara,’ kan luar biasa. Kita yang melihat-melihat ini belum hafal sehebat hafalan dia. Boleh jadi kita belum baca sebanyak dia di sehari-hari kehidupan kita,” katanya.

Hal membanggakan lainnya yang diungkapkan Aher, saat ini mulai bermunculan tren, para penghapal Al -Quran tidak lagi didominasi hanya oleh sekolah-sekolah keagamaan atau pesantren, namun siswa dengan latar belakang sekolah umum seperti siswa SMA, mahasiswa juarusan teknik, yang juga jadi penghapal Al-Quran.

“Kalau siswa madrasah aliyah hafal Quran itu biasa, kalau anak pesantren biasa, kalau anak SMA ‘kan luar biasa, Mahasiswa Teknik Sipil, luar biasa. Mahasiswa Kedokteran, itu luar biasa,” ujarnya.

Gubernur juga mendorong, agar tren yang baik tersebut menjadi momentum bagi masyarakat lainnya untuk mulai membudayakan Al Quran. Sebagai rujukan kehidupan, Aher menuturkan Al-Quran akan menjadi ‘manual book’ dalam menghadirkan generasi yang baik dengan moral yang baik.

“Ini kita jadikan sebuah momentum untuk menjadikan Al-Quran sebagai pedoman dalam kehidupan kita, kemudian kita jadikan sebuah rujukan sumber nilai kehidupan, kita gelorakan, kita bangun sebuah semangat budaya baru, yaitu budaya membaca Al-Quran, memahami Al-Quran, hatam Al-Quran. Ini penting bagi kita semuanya karena dalam berbangsa dan bernegara kita ingin hadir moral yang baik generasi yang baik, dan tentu saja mewujudkannya dengan kita merujuk pada Al-Quran,” ujarnya.

Hadir pada Acara Penutupan STQ XV Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2017 Sekda Provinsi Jabar, Iwa Karniwa; Kakanwil Kemenag Provinsi Jabar, A. Buchori; Karo Yansos Jabar, dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Jabar, Anggota DPRD Provinsi Jabar. Acara pun ditutup meriah dengan penampilan penyanyi muda Fatin Shidqia Lubis. * pjo/drd