728 x 90




Pengusungan RA Lasminingrat Jadi Pahlawan Nasional, Jangan Terburu-buru

  • Rubrik: Sosok
  • 11 April 2017 | 16:41 WIB
  • 00334
img
Wagub Jabar, Deddy Mizwar, di SD Regol 7 dan 10, Jalan Ranggalawe, Kabupaten Garut, Senin (10/4). * humas jabar

GARUT, (PJO.com) -- Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar (Demiz), mendukung pengusungan Raden Ayu Lasminingrat sebagai tokoh Pahlawan Nasional. Demiz mengatakan, dalam pengusungan RA Lasminingrat menjadi pahlawan nasional, tidak perlu terburu-buru. Menurutnya, data dan bukti harus terus digali secara berkesinambungan hingga mengerucut pada satu kesimpulan yang valid.

“Saya sangat apresiasi terhadap kegiatan pengusungan ini, kita dukung sepenuhnya,” kata Wagub di SD Regol 7 dan 10, Jalan Ranggalawe, Kabupaten Garut, Senin (10/4).

Wagub Demiz juga meminta Tim Peneliti Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) untuk terus menggali data di kearsipan Belanda, Rusia, dan di mana pun data terkait kiprah RA Lasminingrat berada, supaya fakta sejarahnya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Ketua Tim pengusung gelar pahlawan RA Lasminingrat, Rani Permata Dicky Chandra, berharap ada dukungan dari semua pihak agar perjuangan RA Lasminingrat yang wafat pada tahun 1948 bisa dihormati dan dihargai.

"Pertama, kami ingin setiap 10 April ditetapkan menjadi Hari Lasminingrat. Penetapan itu diharapkan bisa menghormati jejak juang Beliau," katanya.

Rani melanjutkan, pada tahun 2010 pihaknya pun telah melakukan pengajuan, namun belum membuahkan hasil.

"Kami juga ingin agar SDN Regol 7 dan 10 yang dibangun Lasminingrat didaftarkan menjadi benda cagar budaya," ujar Rani.

Rani bersama tokoh budayawan, seniman, dan ahli waris Raden Ayu Lasminingrat, berharap nama RA Lasminingrat juga bisa menjadi nama salah satu jalan di Kabupaten Garut. * pjo