728 x 90




Imam Masjid Washington Terinspirasi Kisah Wali Songo

  • Rubrik: Agama
  • 11 April 2017 | 00:25 WIB
  • 00148
img
Imam besar Masjd Washington Amerika Serikat, Mohammad Bashar Arafat, usai sholat Subuh berjamaah bersama Wali Kota Bandung, M. Ridwan Kamil (Emil), di Masjid At-Taqwa, Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Minggu (9/4). * ist.

BANDUNG, (PJO.com) -- Imam besar Masjd Washington Amerika Serikat, Mohammad Bashar Arafat, ikut sholat Subuh berjamaah bersama Wali Kota Bandung, M. Ridwan Kamil (Emil), di Masjid At-Taqwa, Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Minggu (9/4).

Emil mengajak Bashar untuk mengenali Islam di Kota Bandung melalui program subuh berjamaah.

Bashar sendiri menyukai Indonesia dan membaca sejarah Islam yang menceritakan Wali Songo, yang dalam waktu 50 tahun bisa meng-Islamkan nusantara. Dia terinspirasi untuk terus berdakwah demi kebaikan umat seluruh dunia.

"Saya suka Indonesia. Saya terinspirasi dengan wali songo dalam bedakwah  tanpa kemarahan, tanpa menembak, tanpa menyakiti, tanpa rasis, tanpa memojokkan suatu golongan, namun wali songo merangkul semua orang untuk mengajarkan agama Islam," kata Bashar.

Dalam hidup, tambahnya, harus mencari ridho dan petunjuk Allah SWT sebagai tujuan dalam hidup.
Dia teringat dengan sebuah momen di Masjid Nabawi seperti yang dilakukan jamaah Masjid Jami AT-Taqwa, semua orang berkumpul di masjid untuk memperdalam ilmu agama dan mencari kebaikan-kebaikan yang diajarkan agama Islam.

"Kegiatan kita hari ini mengingatkan saya pada Masjid Nabawi yang diramaikan dengan memperdalam ajaran Islam dan semua orang dengan semangat mencari kebaikan sebagai jalan untuk mendapatkan ridho Allah SWT," imbuhnya.

Pesan dari Bashar, menjadi muslim tidak hanya menyebutkan syahadat. Ia mencermati, menjadi muslim yang baik ialah yang menjalankan hubungan kemasyarakatan dan mengaplikasikan nilai- nilai kebaikan yang diajarkan oleh agama Islam.

"Kita harus menanyakan ke diri sendiri; apakah kita muslim yang hanya status dan menjalankan segala perintah Allah SWT. Orang Islam ada 1,5 miliar yang tergolong mukmin ada berapa persen? Ini yang menjadi pertanyaan kita semua," pungkasnya. * Mifa