728 x 90




Manfaat TMMD Harus Benar-benar Dirasakan Masyarakat

  • Rubrik: TNI-POLRI
  • 06 April 2017 | 16:37 WIB
  • 00036
img
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, usai menjadi Inspektur Upacara pada pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa Ke-98 di Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Rabu (5/4). * humas jabar

INDRAMAYU, (PJO.com) -- Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), mengharapkan hasil dari program TNI Manunggal Membangun Desa betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Seperti pembangunan infrastruktur jalan di daerah yang terisolasi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa, sejalan dengan semangat pemerintah untuk membangun Indonesia dari pinggiran.

Usai menjadi Inspektur Upacara pada pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa Ke-98 di Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Rabu (5/4), Aher mengungkapkan TMMD merupakan terobosan dalam percepatan pembangunan di pedesaan. Karena itu, dalam pelaksanaannya harus mencapai hasil maksimal sesuai dengan yang dibutuhkan masyarakat.

"Tujuan TMMD yang telah ditetapkan harus benar-benar mencapai hasil maksimal dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," kata Aher.

Aher melanjutkan, strategi pemberdayaan masyarakat harus tercermin dalam seluruh pelaksanaan kegiatan TMMD agar menciptakan keterpaduan program pemerintah dengan kebutuhan masyarakat.

"Komunikasikan juga program TMMD ini kepada masyarakat agar mendorong partisipasi aktif mereka. Saya juga berharap, selanjutnya secara bertahap masyarakat mampu membangun diri dan lingkungannya secara mandiri," tambah Aher.
Dalam kesempatan tersebut Aher menyerahkan secara simbolis berupa alat kerja cangkul dan sekop kepada perwakilan anggota TNI dan masyarakat pertanda dimulainya program TMMD yang akan dilasanakan hingga satu bulan ke depan.

Panglima Komando Daerah Militer III Siliwangi, Mayjen TNI Herindra, mengungkapkan sasaran pada pelaksanaan TMMD Ke-98 di seluruh Kabupaten Indramayu, yaitu pembangunan fisik berupa pengaspalan jalan, perbaikan jembatan, rehabilitasi sekolah dasar, pembuatan siskamling, dan perbaikan drainase.

"Nonfisiknya berupa penyuluhan HIV-AIDS, pelatihan nelayan, pelayanan KB, pembinaan usaha ekonomi produktif, pelatihan otomotif, pelayanan administrasi, penyuluhan narkoba, dan pelatihan jaringan internet," ungkap Herindra.

Pelaksanaan program TMMD Ke-98 ini juga serentak diadakan di lima kabupaten di Jabar, yaitu Tasikmalaya, Purwakarta, Subang, Bogor, dan Kabupaten Bekasi yang masuk wilayah Kodam Jaya.

"Terimakasih seluruh rangkaian kegiatan TMMD di Indramayu ini terselenggara atas dukungan APBD Pemkab Indramayu dan CSR BUMN dan BUMD sebesar Rp2 miliar lebih," ucapnya. * pjo

https://ssl.gstatic.com/ui/v1/icons/mail/images/cleardot.gif