728 x 90




“Bunga Penutup Abad” Dipentaskan di Taman Budaya Jabar

  • Rubrik: Kesenian
  • 09 Maret 2017 | 08:25 WIB
  • 00259
img
Happy Salma, Reza Rahadian, dan Chelsea Islan bermain dalam pementasan teater “Bunga Penutup Abad”, yang akan dipentaskan di Teater Tertutup, Taman Budaya Jawa Barat, Bandung, pada 10 dan 11 Maret 2017. * ist.

BANDUNG, (PJO.com) -- Sukses digelar pada Agustus 2016 dan disaksikan oleh lebih daripada 1.500 penonton selama tiga hari berturut-turut di Jakarta, Titimangsa Foundation bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bandung didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation, kembali menggelar pementasan teater “Bunga Penutup Abad” di Kota Bandung bertempat di Teater Tertutup, Taman Budaya Jawa Barat, pada 10 dan 11 Maret 2017.

Dengan mengangkat naskah yang diadaptasi dari novel “Bumi Manusia” dan “Anak Semua Bangsa” karya Pramoedya Ananta Toer dalam seri novel Tetralogi Pulau Buru, pementasan teater “Bunga Penutup Abad” ini akan menampilkan Happy Salma sebagai Nyai Ontosoroh, Reza Rahadian sebagai Minke, Lukman Sardi sebagai Jean Marais, dan Chelsea Islan sebagai Annelies.

“Bunga Penutup Abad” berkisah mengenai kehidupan Nyai Ontosoroh dan Minke setelah kepergian Annelies ke Belanda. Nyai Ontosoroh yang khawatir mengenai keberadaan Annelies, mengutus seorang pegawainya untuk menemani ke mana pun Annelies pergi, bernama Robert Jan Dapperste atau Panji Darman. Kehidupan Annelies sejak berangkat dari pelabuhan Surabaya dikabarkan oleh Panji Darman melalui surat-suratnya yang dikirimkan pada Minke dan Nyai Ontosoroh. Surat-surat itu bercap pos dari berbagai kota tempat singgahnya kapal yang ditumpangi Annelies dan Panji Darman. Minke selalu membacakan surat-surat itu pada Nyai Ontosoroh. Surat demi surat membuka sebuah pintu nostalgia antara mereka bertiga, seperti ketika pertama kali Minke berkenalan dengan Annelies dan Nyai Ontosoroh, bagaimana Nyai Ontosoroh digugat oleh anak tirinya sampai akhirnya Annelies harus dibawa pergi ke Belanda berdasarkan keputusan pengadilan putih Hindia Belanda. Cerita berakhir beberapa saat ketika Minke mendapatkan kabar bahwa Annelies meninggal di Belanda. Minke yang dilanda kesedihan kemudian meminta izin pada Nyai Ontosoroh untuk pergi ke Batavia melanjutkan sekolah menjadi dokter. Ke Batavia,  Minke membawa serta lukisan potret Annelies yang dilukis oleh sahabatnya, Jean Marais. Minke memberi nama lukisan itu, Bunga Penutup Abad.

“Kolaborasi dan kemampuan dari aktor dan aktris terbaik Indonesia yang terlibat dalam pementasan teater ini, juga menjadi acara pembuka dalam rangkaian kegiatan peringatan Bandung Lautan Api yang dihelat Pemerintah Kota Bandung berkolaborasi dengan Titimangsa Foundation dan didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation,” jelas Endah Dwi Ekowati, selaku Public Relations kegiatan tersebut. * pjo