728 x 90




Aher: Tidak Ada Tempat Bagi Radikalisme di Jabar

img
Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, pada acara Deklarasi Anti Radikalisme di Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Jumat (14/7).* humas jabar

BANDUNG, (PJO.com) – Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), menegaskan tidak ada tempat bagi faham dan kegiatan radikalisme di wilayah Indonesia, khususnya di wilayah Jabar.

Hal itu ditegaskannya dalam sambutannya di acara Deklarasi Anti Radikalisme di Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Jumat (14/7).

“Yang harus ada adalah saling menyayangi, tidak ada kekerasan, dan tidak ada tempat bagi radikalisme,” ujarnya berapi-api yang disambut tepuk tangan hadirin.

Aher mengapresiasi kegiatan ini yang diinisiasi oleh masyarakat perguruan tinggi di Jabar. Menurutnya, jika ingin mengokohkan sendi bangsa, maka kampus harus kokoh terlebih dahulu. Sebelum anak bangsa lain kokoh, kampus harus kuat lebih dahulu.

“Kalau ada sedikit gangguan kebhinnekaan, yang kemudian merembet ke arah radikalisme, maka harus saling menyadarkan, saling merapatkan kembali,” ujarnya.
Ditegaskan Aher, keberagaman adalah fakta berkehidupan di Indonesia. Bahkan agama menyatakan keberagaman adalah sebuah fitrah yang diberikan Tuhan. Dengan keberagaman akan melahirkan persaudaraan antara bangsa.* dar